Anak-Anak Mamuju Masih Membutuhkan Uluran Tanganmu Sahabat…

Baru 100 selimut, 96 hygiene kit, dan 250 porsi makanan yang dibagikan untuk anak-anak di zona anak Dongeng Ceria, kelurahan Rimuku, Mamuju. Tidak banyak, namun alhamdulillah setiap titipan amanah dari donatur telah disampaikan untuk adik-adik di sini, dan mereka membalas dengan ucapan terimakasih dan doa untuk semua orang baik yang telah membantu mereka.

Namun tahukah Sahabat, ternyata ada hal yang lebih diinginkan anak-anak daripada logistik, hadiah, ataupun bingkisan? Hal tersebut adalah waktu kebersamaan.

Ya, sama seperti anak-anak kita di rumah, mereka memahami cinta orangtuanya bukan sekadar dari pemberian belaka. Anak-anak memiliki hati yang halus dan tulus, mereka tahu bahwa waktu yang kita luangkan untuk berinteraksi bersama mereka, adalah bukti cinta yang lebih besar lagi dan tak terbantahkan.

Anak-anak yang paham, tidak akan menuntut diberikan ini dan itu, mereka hanya minta bermain bersama, diperhatikan, diajak bicara. Itulah nikmat yang mereka pahami sebagai cinta yang mengisi hati mereka.

Dan itulah gambaran yang terjadi di zona anak Dongeng Ceria. Jumat 5 Februari lalu beberapa aktivitas rutin harian sementara dihentikan, dikarenakan ada 1 orang relawan perempuan dari Palu mengalami kecelakaan, dan 1 orang relawan lagi kelelahan. Zona anak meniadakan senam pagi dan aktivitas lainnya yang biasanya dilakukan bersama anak-anak setiap hari.

Anak-anak yang datang ke zona anak merasa sedih karena tidak bisa ‘bersekolah’, itulah penyebutan mereka mengenai aktivitas belajar dan bermain di zona anak ini.

Akan tetapi, alhamdulillaah kedatangan bakso hangat dari bakSOS Kak Mamay dan berbagi nasi dari Sijum Tambun di siang dan sore harinya, kembali menghibur adik-adik di sini sekaligus keluarganya.

Salah satu orangtua berkata pada tim Dongeng Ceria, “Tolong jangan pergi… anak-anak senang sekali ada zona anak ini.”

Bahkan ada orangtua yang rela antar jemput anak-anaknya di pagi dan sore hari, padahal jarak dari tenda pengungsiannya cukup jauh, dikarenakan para orangtua pun merasa sangat terbantu dengan adanya berbagai aktivitas di zona anak.

Anak-anak bisa belajar meronce, menggambar, mendongeng, bermain bersama teman sebayanya, juga mengaji al quran. Sementara itu, orangtua merasa tenang karena anak-anak mereka tetap bisa ceria meskipun mereka telah berminggu-minggu tinggal di dalam tenda, tidur di atas tanah berbatu-batu yang hanya dialasi terpal.

“Alhamdulillah untuk di sini selimut anak sudah terpenuhi, hygiene kit masih kurang 5-7 paket lagi, nah untuk pangan hangat… harapannya sih bisa tersedia setiap hari, bismillah…” ungkap Kak Yoga, selaku pemimpin komando untuk zona anak Dongeng Ceria di Mamuju.

Sahabat yang baik, mulai banyak yang melupakan nasib mereka, namun kita tetap bisa mengulurkan tangan untuk membantu adik-adik di sini, menyisihkan sebagian rezeki yang kita dapatkan untuk membawa kebahagiaan:

“Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling memberikan manfaat bagi manusia. Adapun amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah membuat muslim yang lain bahagia, mengangkat kesusahan dari orang lain, membayarkan utangnya atau menghilangkan rasa laparnya. Sungguh aku berjalan bersama saudaraku yang muslim untuk sebuah keperluan lebih aku cintai daripada beri’tikaf di masjid ini -masjid Nabawi- selama sebulan penuh.” (HR. Thabrani, hasan)

Sahabat, anak-anak Mamuju memanggil kepedulianmu. Sedekahkan donasi terbaikmu untuk pangan sehat anak-anak Mamuju, Rp 30.000/hari untuk 1 anak, dikalikan 100 anak, kebutuhannya mencapai Rp 3.000.000 per harinya. Atau sekitar 90 juta dalam 1 bulan.

Salurkan melalui rekening
Bank Mandiri : 1670003750006
Bank Syariah Indonesia : 7134204545
Bank Syariah Indonesia : 0866222860
Atas Nama : Yayasan Dongeng Ceria Indonesia

Konfirmasi transfer: wa 0812-2345-4030

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *