3 Keutamaan Memberi Makan Berbuka Puasa Anak Yatim

3 Keutamaan Memberi Makan Berbuka Puasa Anak Yatim

Keutamaan Memberi Makan Berbuka Puasa Anak Yatim

Setiap orang bergembira mendengar kumandang adzan Maghrib di bulan Ramadhan, namun bagaimana dengan anak-anak yatim yang bisa jadi tak memiliki makanan apapun untuk berbuka?

Sahabat, anak yatim adalah anak-anak yang tak lagi memiliki ayah sebagai penanggungjawab nafkah keluarganya. Banyak anak yatim yang hidupnya memprihatinkan sehingga dalam Islam salah satu kebaikan utama seseorang adalah menyantuni anak yatim.

Jika Sahabat memiliki kelapangan rezeki, pastikan diri memberi bantuan/makanan untuk anak yatim. Apalagi jika anak yatim tersebut seorang penghafal quran, rajin berpuasa sunah dan tak bolong berpuasa Ramadhan. Memberikan anak-anak yatim makanan berbuka puasa tentunya luar biasa sekali ganjaran pahalanya.

Setidaknya ada 4 keutamaan memberi sedekah berbuka puasa untuk anak-anak yatim:

Copas Pahala Puasa

Puasa kita bisa jadi kurang sempurna pahalanya karena kita masih membicarakan keburukan orang lain saat berpuasa, masih menonton tayangan film sambil menunggu adzan berbuka, masih kebanyakan tidur karena belum terbiasa.

Akan tetapi, banyak santri yatim penghafal quran yang menggunakan seharian penuh waktu berpuasanya untuk beraktivitas luar biasa, mereka mengaji, belajar keislaman dari Ustadz dan ustadzah, dan juga murojaah al Qur’an. Bukankah dahsyat jika kita turut memperoleh pahala berpuasa para santri yatim penghafal qur’an ini?

Ibaratnya meng-copas pahala puasa sebagaimana petunjuk dari hadits Rasulullah SAW. berikut ini:

“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun.”

Memberi Makan = Melepas Perbudakan

Bisakah Sahabat melepaskan perbudakan? Wah, meski sudah sulit ditemukan perbudakan di zaman sekarang, nyatanya di belahan dunia lain masih ada lho perbudakan antar manusia. Dan membebaskan seseorang dari perbudakan itu tidaklah mudah.

Abu Bakar saat memerdekakan Bilal dari perbudakan, mengeluarkan uang sebesar 285,73 gram emas (9 uqiyah emas) yakni setara dengan uang Rp 250 jutaan.

Nah, memberi makan di saat seseorang kelaparan itu setara dengan melepaskan seseorang dari perbudakan senilai itu, maasya Allah. Berikut ini ayat Al Qur’an yang menyatakan hal tersebut:

“Dan Kami telah menunjukkan kepadanya (manusia) dua jalan (kebajikan dan kejahatan). Tetapi dia tidak menempuh jalan yang mendaki dan sukar. Dan tahukah kamu apakah jalan yang mendaki dan sukar itu? (Yaitu) melepaskan perbudakan (hamba sahaya), atau memberi makanan pada hari terjadi kelaparan.” (QS al-Balad : 10-14)

Apalagi jika yang diberi makan berbuka puasa tersebut adalah anak-anak yatim dan dhuafa. Mudah-mudahan bertambah keberkahan hidup yang kita peroleh.

Mendapat doa anak yatim

Doa orang yang berpuasa tidak ditolak oleh Allah, apalagi doa anak-anak yatim penghafal quran, insya Allah makbul. Bagaimana mungkib kita melewatkan kesempatan didoakan oleh anak-anak yatim yang sedang berpuasa?

 “Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak yakni pemimpin yang adil, orang yang berpuasa ketika dia berbuka, dan doa orang yang terzolimi.” (HR. Tirmidzi)

Sahabat, bulan Ramadhan dan hari-hari berpuasa sunah merupakan waktu terbaik untuk sedekah makanan berbuka puasa bagi para anak yatim. Allah telah mengambil kembali ayah-ayah mereka, maka semoga Allah melembutkan hati kita untuk bersedia menjadi orangtua asuh bagi para yatim dhuafa.

===============

Dongeng Ceria memiliki 99 anak asuh yang disebut Yatim Seribu Pulau.

Turut menjadi orangtua asuh bagi mereka yuk, dengan klik tombol di bawah ini.

sedekah Sekarang

5 Keajaiban Mengamalkan Sedekah Subuh Secara Rutin

5 Keajaiban Mengamalkan Sedekah Subuh Secara Rutin

Keajaiban Mengamalkan Sedekah Subuh

Sahabat, pernahkah mengalami keajaiban dalam hidup? Ya, sesuatu yang melampaui batas normal, sesuatu yang tampaknya tidak mungkin tapi ternyata bisa terjadi, ajaiiiiib sekali.

Nah, ternyata kita akan bisa mengalami keajaiban dalam hidup jika mau mengamalkan sedekah Subuh secara rutin, insya Allah. Waah, kok bisa begitu sih?

Mengapa bersedekah Subuh secara rutin bisa ‘mendatangkan’ keajaiban? Berikut beberapa alasannya:

Doa dari malaikat

Setiap fajar datang, ada malaikat-malaikat yang turun dari langit untuk mendoakan manusia yang berbuat baik sejak pagi, terutama bersedekah Subuh.

Doa malaikat ini adalah salah satu penyebab keajaiban bisa terjadi. Bagaimanapun … malaikat merupakan makhluk Allah yang tidak pernah berbuat kesalahan dan maksiat, maka doa malaikat tidak terbentengi dinding dosa. Insya Allah langsung terkabulkan.

“Ketika hamba berada di setiap pagi, ada dua Malaikat yang turun dan berdoa, “Ya Allah berikanlah ganti pada yang gemar berinfak (rajin memberi nafkah pada keluarga).” Malaikat yang lain berdoa, “Ya Allah, berikanlah kebangkrutan bagi yang enggan bersedekah (memberi nafkah).” (HR Bukhari dan Muslim)

Janji Allah melipatgandakan balasan sedekah hingga 700x lipat

Keajaiban bisa dialami oleh orang-orang yang rutin bersedekah Subuh, salah satunya juga dikarenakan adanya janji Allah untuk melipatgandakan rezeki yang dipergunakan bersedekah Subuh, bahkan angka penggantiannyanya mencapai hingga 700 kali lipat.

Bayangkan jika ada sebuah Bank yang memberikan bunga deposito sebesar 700 kali lipat, wah tentu sudah pasti dibanjiri oleh setiap orang yaa. Kebanyakan deposito hanya memperoleh bunga 2,5% saja loh. So, balasan 700x lipat bukankah merupakan hal yang sangat luar biasa?

Nah, para pelaku sedekah Subuh insya Allah akan merasakan sendiri keajaiban, terutama dalam hal rezeki yang tak berhenti mengalir.

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Al Baqarah: 261).

Lalu, apa saja bentuk keajaiban yang mungkin diterima oleh para pelaku sedekah Shubuh?

Keajaiban berupa keselamatan nyawa dari suatu marabahaya

“Bersegeralah bersedekah, sebab bala bencana tidak pernah bisa mendahului sedekah.” (Hadits)

Jelas bahwa sedekah bisa menghindari kita dari marabahaya dan kecelakaan. Oleh sebab itu, perlu merutinkan sedekah Shubuh agar sepanjang hari merasakan keajaiban dari Allah.

Keajaiban berupa kesembuhan dari suatu penyakit

Subhanallah, tidak ada orang yang menginginkan penyakit menjangkiti tubuhnya lagi, maka kesembuhan dari suatu penyakit yang embahayakan bisa dibilang sebagai keajaiban yang diharapkan.

“Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah. Obatilah penyakitmu dengan sedekah.” (Hadits)

Keajaiban berupa rezeki atau harta

Ada orang yang tiba-tiba telah lunas utang, mendapat harta secara ajaib, mendapat pekerjaan impian, dan hal lainnya yang berkaitan dengan harta.

Keajaiban berupa keturunan

Ada orang yang sudah lama menikah dan tak kunjung memiliki keturunan, tapi berkah dari sedekah Subuh yang rutin dilakukannya, membuatnya mampu mendapat keturunan, salah satu yang disebut keajaiban bukan?

Keajaiban berupa ampunan Allah atas segala dosa

Wah, dahsyat sekali bukan 5 bentuk keajaiban yang bisa diterima oleh para pelaku sedekah Shubuh? Dari 5 keajaiban tersebut, manakah yang paling ingin Sahabat rasakan sendiri?

Yuk sama-sama berjuang untuk merutinkan sedekah Shubuh menjadi amalan unggulan kita setiap harinya dengan KLIK DISINI.

sedekah Sekarang

Begini Ayat Tentang Sedekah Makanan

Begini Ayat Tentang Sedekah Makanan

Ayat Sedekah Makanan

Sedekah makanan sering dianggap sepele dan remeh, padahal ini adalah salah satu amalan terbaik dalam Islam.

Sahabat, kebanyakan orang lebih merasa urgent untuk bersedekah pada orang yang sakit, pada orang yang tertimpa bencana, tapi tidak terlalu tergerak memberi sedekah pada orang yang kelaparan. Setuju?

Bisa jadi juga disebabkan prasangka-prasangka keliru bahwa sedekah makan tidaklah besar pahalanya dibandingkan sedekah pembangunan masjid atau pembangunan madrasah.

Padahal nih, kalau kita mau mencermati lagi berbagai ayat Qur’an dan hadits, justru sedekah memberi makan orang yang memerlukan adalah salah satu amalan urgent yang dianggap paling baik oleh Allah dan Rasul-Nya lho!

“Sesungguhnya orang terbaik di antara kalian adalah orang yang memberi makan.” (HR. Thabrani)

Bahkan di dalam Al Qur’an, banyak sekali ayat yang menyatakan tentang keutamaan memberi makan fakir miskin.

Berikut beberapa ayat dan hadits di antaranya, yang mungkin akan membuat kita ternganga:

Tidak Bersedekah Makan = Pendusta Agama?

“Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Maka itulah orang yang menghardik anak yatim. dan tidak mendorong memberi makan orang miskin.” (QS Al Ma’un: 1-3)

Tidak sedikit orang yang menganggap memberi makan orang lain adalah perbuatan yang justru berdampak buruk.

“Yaaah … nanti malah keenakan orang-orang dikasih makan, malah jadi males!”

“Jangan kasih ikan, kasih aja pancing dan ajari mancing. Jangan kasih makan, kasih aja pekerjaan!”

Namun sebenarnya tidak demikian, ketika kita memberikan makanan yang halal dan thoyyib, ada kemungkinan orang-orang yang memakannya turut mendapatkan keberkahan, dari situlah kita berharap hidayah Allah bisa diterimanya.

Mungkin orang yang awalnya suka mengemis, perlahan meninggalkan profesinya sebagai pengemis, karena tak perlu menipu atau meminta-minta pun ia sudah bisa makan kenyang dari pemberian orang lain.

Bisa jadi juga orang yang tadinya bergelut dengan riba, suka berkata kasar, lisannya menjadi lebih mudah beristighfar dan berdzikir karena mengonsumsi makanan halal.

Tidak perlu berprasangka buruk karena setiap amalan dinilai dari niatnya, bukan hasilnya.

Anggaplah kita memberi makan pada orang yang berakhlak kurang baik, namun tetap pahala kebaikan sedekah makan akan kita dapatkan.

Bersedekah Makan Tanda Allah Cinta

Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya, lalu dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia berkata, “Tuhanku telah memuliakanku.” Adapun bila Tuhannya mengujinya, lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata, “Tuhanku menghinakanku.” Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim, dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin. (QS. Al Fajr:15-18)

Orang bisa dengan mudah men-judge dirinya disayang Allah hanya karena berkelimpahan harta. Sebaliknya, orang merasa dirinya dihinakan Allah hanya karena diuji dengan kesempitan harta. Padahal patokan cinta Allah bukanlah harta benda, melainkan amalan shalih yang kita lakukan.

Ketika kita mengajak orang lain memberi makan fakir miskin, entah kondisi kita lapang maupun sempit, sesungguhnya hal tersebut bisa memperlihatkan kecintaan Allah pada diri kita, sehingga Ia memampukan kita untuk terus bersedekah makan, maupun mendorong orang lain untuk bersedekah makan.

Tanda kesempurnaan iman seseorang

“Tidak (sempurna) iman seseorang yang kenyang perutnya sedang tetangga sebelahnya kelaparan.” (H.R. Baihaqi)

Agama Islam bukan hanya mengajarkan hubungan manusia dengan Allah Sang Pencipta, tapi juga hubungan manusia dengan sesamanya. Kepedulian merupakan kata kuncinya, bahkan seorang manusia yang peduli pada hewan di sekitarnya pun bisa mendapatkan cinta dan pengampunan Allah. Berikut ini cuplikan kisahnya:

“Ketika seorang lelaki berjalan dalam sebuah perjalanan dia merasa sangat kehausan lalu dia mendapati sebuah sumur. Dia turun ke sumur itu lalu minum dan setelah itu keluar. Saat itu, tiba-tiba dia melihat seekor anjing yang menjulurkan lidahnya menjilat debu karena sangat haus. Si lelaki itu berkata, “Anjing ini sangat kehausan sebagaimana yang telah aku rasakan.”

Lalu dia turun lagi ke sumur, dia memenuhi salah satu sepatunya dengan air lalu dia menggigitnya dengan mulutnya, dan memberikan minum kepada anjing tersebut. Kemudian Allah Azza wa Jalla berterima kasih kepadanya (maksudnya Allah menerima amal perbuatan orang ini-red) dan Allah Azza wa Jalla mengampuni dosanya.

Para shahabat Radhiyallahu anhum bertanya, “Wahai Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam , apakah kita akan mendapatkan pahala dalam (pemeliharaan) binatang ternak ?” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Ya, pada (pemeliharaan terhadap) setiap yang bernyawa ada pahala.”

Sahabat, jangan remehkan sedekah makan dan minum, mungkin kecil bagi kita namun merupakan penyambung hidup bagi orang lain.

=====================================

Dongeng Ceria memiliki program pembagian makan gratis 150-300 porsi per harinya melalui Roemah Makan Gratis (Roemantis). Turut support Roemantis agar terus eksis.

Salurkan SEDEKAH TERBAIK sahabat ke :

💳

– BCA 6755800809
– Bank Syariah Indonesia 7134204545
– Bank Mandiri 1670003750006
– BRI 210801000364307
a/n Dongeng Ceria Indonesia

Konfirmasi : 0812-2345-4030

====

LangkahManfaat.com

6 Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan

6 Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan

6 Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan

Melewatkan satu hari Ramadhan tanpa sedekah, ibarat menolak diberi sebuah mobil mewah. Betapa besar keutamaan sedekah di bulan mulia ini, yuk pelajari 6 keutamaannya.

“Dari Anas dikatakan, ‘Wahai Rasulullah, sedekah apa yang nilainya paling utama?’ Rasul menjawab, ‘Sedekah di bulan Ramadan,’ (HR At-Tirmidzi)

Sahabat, manusia ketika ingin melakukan sesuatu biasanya akan berhitung … apa yaa manfaatnya buat saya, apa sih keuntungan dan keutamaan melakukan perbuatan tersebut?

Demikian pula dalam bersedekah, tentu ada di antara Sahabat yang bertanya-tanya, apa sih benefit bersedekah? Kan malah menghabiskan uang saja! Capek-capek usaha, kok malah dikasih uangnya untuk orang lain?

Coba simak 6 keutamaan bersedekah berikut ini, terutama sedekah yang dilakukan di bulan suci mulia.

Melindungi diri dari berbagai marabahaya

Harta bagi orang yang suka bersedekah laksana baju besi yang melindunginya, sedangkan bagi orang yang pelit dan enggan bersedekah … harta itu menjadi beban yang justru menyakitinya.

“Perumpamaan orang yang pelit dengan orang yang bersedekah seperti dua orang yang memiliki baju besi, yang bila dipakai menutupi dada hingga selangkangannya. Orang yang bersedekah, dikarenakan sedekahnya ia merasa bajunya lapang dan longgar di kulitnya. Sampai-sampai ujung jarinya tidak terlihat dan baju besinya tidak meninggalkan bekas pada kulitnya. Sedangkan orang yang pelit, dikarenakan pelitnya ia merasakan setiap lingkar baju besinya merekat erat di kulitnya. Ia berusaha melonggarkannya namun tidak bisa.” (H.R. Bukhari)

Sudah banyak terbukti, sedekah menyebabkan seseorang terhindar dari bencana fatal dan musibah lainnya.

Ada orang yang selamat dari kecelakaan maut sebuah truk kontainer yang remnya blong, ternyata pagi itu ia sudah berniat menyampaikan sedekah nasi, dan tidak ada luka yang menggores badannya kecuali sedikit saja.

Ada pula orang yang rumahnya aman dari debu vulkanik erupsi, sementara seluruh rumah lainnya tertutupi abu dan debu. Rupanya salah satu amalan unggulan orang tersebut adalah bersedekah.

Sedekah menjadi semacam premi ‘asuransi langit’ yang melindungi para pelakunya dari bala bencana dan kecelakaan. Maasya Allah.

Bayangkan ketika sedekah dilakukan di bulan suci Ramadhan, tentu menjadi lebih powerful lagi efeknya, karena bulan Ramadhan terpilih sebagai bulan suci yang berlimpah keberkahan dan kebaikan.

Manfaatkan setiap hari di bulan Ramadhan untuk bersedekah yuk Sahabat.

Lipatganda balasan kebaikan

“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (Q.S. Al Hadid ayat 18)

Tidak akan rugi! Inilah jaminan bagi orang-orang yang bersedekah. Bersedekah seratus ribu akan mendapat ganti sejuta hingga tujuh puluh juta Rupiah. Baik berupa harta benda, berupa perlindungan dari berbagai penyakit dan marabahaya, maupun berupa teman-teman baik yang shalih shalihah, atau juga berupa keluarga yang membahagiakan hati.

Bersedekah di bulan Ramadhan, bisa dipastikan pelipatgandaan ganjarannya akan lebih dahsyat lagi daripada bulan biasanya.

Maka, kehadiran Ramadhan menjadi kesempatan emas bagi Sahabat yang ingin merasakan ganjaran berkali lipat berupa balasan di dunia maupun juga pahala kebaikan.

“Sesungguhnya orang-orang yang menafkahkan sebagian harta mereka, baik laki-laki maupun perempuan, dengan sukarela tanpa disertai dengan mengungkit-ungkit pemberiannya dan tidak menyakiti perasaan orang yang menerima, maka pahala amal perbuatan mereka dilipat gandakan; kebaikan dengan sepuluh kali lipatnya hingga tujuh ratus kali lipat, hingga berlipat-lipat, dan di samping itu mereka mendapatkan pahala yang baik di sisi Allah, yaitu Surga.” (QS. al-Hadid ayat 18).

Menghindarkan dari jilatan api neraka

“Jauhilah api neraka, walau hanya dengan bersedekah sebiji kurma.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Sahabat, dijilat api dunia saja kita sudah kepanasan dan terbakar, apalagi dijilat api neraka, yang begitu apinya menyentuh kulit, maka bagian otak dan seluruh organ tubuh bagian dalam akan lebur dan meleleh. Sedahsyat itulah api neraka.

Nah, sedekah meski hanya dengan sebutir kurma mampu mencegah kita terkena jilatan api neraka yang begitu mengerikan.

Memasuki hari-hari di bulan Ramadhan tentu saja menjadi kesempatan kita menghindari siksa neraka, apalagi di bulan Ramadhan ini … para syetan dibelenggu, pintu neraka ditutup, dan semua pintu surga dibuka.

Menghapus dosa-dosa

“Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR Tirmidzi)

Sedekah yang dilakukan di bulan suci mulia tentulah bertambah-tambah keutamaannya, dosa-dosa yang pernah dilakukan bisa terpadamkan semuanya dan kita seolah terlahir menjadi pribadi baru yang masih bersih bagaikan bayi newborn.

“Jika datang bulan Ramadan, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu,” (HR Bukhari).

Dirindukan oleh surga

“Orang memberikan menyumbangkan dua harta di jalan Allah, maka ia akan dipanggil oleh salah satu dari pintu surga:
‘Wahai hamba Allah, kemarilah untuk menuju kenikmatan,’.

Jika ia berasal dari golongan orang-orang yang suka mendirikan shalat, ia akan dipanggil dari pintu salat, Yang berasal dari kalangan mujahid, maka akan dipanggil dari pintu jihad, jika ia berasal dari golongan yang gemar bersedekah akan dipanggil dari pintu sedekah,” (HR Bukhari).

Mengasah empati kemanusiaan

Bulan Ramadhan setiap muslim menahan diri dari makan dan minum meskipun halal, dengan demikian kita bisa merasakan bagaimana kesulitan orang-orang yang hidup fakir dan miskin.
Tak ada makanan untuk mengganjal lambungnya, tak ada air yang bisa menghilangkan dahaganya.

Maka, keutamaan sedekah di bulan Ramadhan adalah belajar mengasah empati dan sifat kemanusiaan kita pada orang lain yang memerlukan.

Demikianlah Sahabat, beberapa keutamaan sedekah di bulan Ramadhan. Semoga menginspirasi kebaikan dan bermanfaat.

========================================

Yuk Turut Menjadi Orang Tua Asuh Yatim Seribu Pulau :

💳
– BCA 6755800809
– Bank Syariah Indonesia 7134204545
– Bank Mandiri 1670003750006
– BRI 210801000364307
a/n Dongeng Ceria Indonesia

Konfirmasi : 0812-2345-4030

====
LangkahManfaat.com

4 Manfaat Bertaubat untuk Persiapan Ramadhan

4 Manfaat Bertaubat untuk Persiapan Ramadhan

Manfaat Bertaubat untuk Persiapan Ramadhan

Bertaubat itu sama dengan membersihkan kotoran, kira-kira dalam sehari berapa kali Sahabat mencuci tangan? Nah, semestinya sebanyak itu pula kita bertaubat. Bukankah setiap hari kita berbuat dosa?

Dosa itu sendiri diibaratkan sebagai noktah hitam yang melumuri hati, jika rajin dibersihkan dengan taubat dan istighfar, maka hati akan tetap bersih dan jernih, sedangkan jika dibiarkan begitu saja, kotorannya akan mengerak, maka hati bisa kehilangan kejernihannya.

Sahabat, inilah 4 manfaat bertaubat jika dilakukan jelang Ramadhan:

Amalan yang disukai oleh Allah

“… Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (Q.S. Al Baqarah: 222)

Bukan naik haji berkali-kali atau umroh berkali-kali, melainkan taubat berkali-kali yang lebih Allah sukai. Ada kalanya ketika melakukan amal ibadah kita merasa bangga diri, padahal belum tentu amalan itu diterima, namun jika kita bertaubat, insya Allah pasti diterima.

Apalagi jelang Ramadhan, penting memastikan diri kita mendapat cintaNya Allah, sehingga kita akan mudah memperbagus kualitas ibadah, mudah memperbanyak sedekah, mudah untuk melangkah ke majelis ilmu di bulan Ramadhan nanti.

Mendatangkan rezeki & keberuntungan

“Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan …” (QS. Huud: 3).

Sahabat, sesungguhnya penghambat datangnya rezeki adalah dosa-dosa kita sendiri, jika kita benar-benar bertaubat, insya Allah rezeki akan mengalir deras dan keberuntungan akan datang.

Ibarat sebuah gelas, ketika gelas itu kotor, siapa yang mau memakai dan mengisi gelas tersebut dengan minuman? Akan tetapi, jika gelas itu bersih, maka siap untuk diisi minuman segar. Rezeki dan keberuntungan datang jika kita membersihkan diri dengan taubat.

“Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS An Nur ayat 31)

Allah ganti berbagai keburukan dengan kebaikan

“…Kecuali orang-orang yang bertaubat dan beramal saleh maka mereka itulah orang-orang yang digantikan oleh Allah keburukan-keburukan mereka menjadi berbagai kebaikan.” (Q.S. Al Furqan: 68-70)

Setiap orang punya keburukan, namun orang yang bertaubat keburukannya akan diganti oleh Allah dengan berbagai kebaikan, bukankah ini merupakan hal luar biasa?

Contoh nyata, seorang preman yang awalnya bertato, sering mabuk minuman keras, ketika ia bertaubat kembali pada Allah dan membersihkan dirinya dari segala dosa, maka justru masa lalunya yang kelam berubah menjadi kisah inspirasi yang menyemangati para preman lainnya untuk mengikuti jejak taubatnya. Maasya Allah.

Membuka jalan menuju surga

“Kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh, maka mereka itu akan masuk surga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikitpun” (QS. Maryam: 60)

Surga bukanlah sekadar dongeng atau omong kosong melainkan sebuah tempat yang menjadi tujuan akhir orang-orang yang beriman pada Allah. Nah, taubat menjadi pembuka jalan menuju surga yang perlu untuk kita upayakan setiap harinya.

Sahabat, jelang Ramadhan ini yuk perbanyak bertaubat, sebagaimana kita di masa pandemi memperbanyak mencuci tangan hingga bersih. Semakin sering bertaubat, semakin peka diri kita terhadap dosa dan kesalahan, semoga kita menjadi orang-orang beruntung yanv senantiasa bertaubat dan dalam lindungan rahmat Allah.

========================================

Yuk Turut Menjadi Orang Tua Asuh Yatim Seribu Pulau :

💳
– BCA 6755800809
– Bank Syariah Indonesia 7134204545
– Bank Mandiri 1670003750006
– BRI 210801000364307
a/n Dongeng Ceria Indonesia

Konfirmasi : 0812-2345-4030

====
LangkahManfaat.com

6 Manfaat Minum Air Putih Untuk Persiapan Ramadhan, Hati-hati yang Nomor 5

6 Manfaat Minum Air Putih Untuk Persiapan Ramadhan, Hati-hati yang Nomor 5

Manfaat Minum Air Putih

Siapa bilang minum air putih hanya untuk kebaikan ginjal saja? Faktanya, hampir seluruh organ tubuh kita memerlukan asupan air putih, bahkan jika tubuh kurang terhidrasi akibatnya sangat membahayakan.

Sahabat sendiri sudah cukupkah mengonsumsi air putih? Bisa lho terlihat dari kondisi tubuh, jika kurang air putih bibir akan tampak kering, mulut menjadi bau tak sedap, air urine akan berwarna pekat.

Nah, apa sih sebenarnya manfaat minum air putih untuk tubuh kita? Buanyaak! Berikut 6 di antaranya, waspadai nomor 5:

Meningkatkan konsentrasi

Sering hilang fokus dan sulit berkonsentasi? Coba deh minum air putih sesuai anjuran yakni 2-3 liter per hari.

Kurangnya asupan air membuat sirkulasi oksigen dalam darah terhambat, akibatnya pasokan oksigen ke otak berkurang sehingga mudah terpecah konsentrasi.

Untuk persiapan Ramadhan, mulai yuk perbaiki pola minum air putih sejak saat ini, karena kalau tidak dipersiapkan bisa menimbulkan bahaya saat menjalankan puasa nanti.

Memelihara fungsi ginjal

Fungsi ginjal adalah menyaring darah, jika air putih yang diminum sehari-hari telah mencukupi kebutuhan tubuh maka ginjal dapat menjalankan tugas dengan baik.

Sebaliknya, jika kurang asupan air putih maka proses penyaringan darah akan tergaggu, urine yang menjadi sisa penyaringan pun akan memperlihatkan warna kuning pekat dan berbau tajam. Ini adalah alarm untuk memperbanyak minum air putih.

Menjaga kesehatan kulit

Coba perhatikan orang yang cukup konsumsi air minumnya, biasanya terlihat dari kulitnya yang kenyal, berseri, dan terhidrasi. Namun orang yang kurang minum air putih kulitnya akan tampak pucat dan layu, bahkan mudah terluka karena kehilangan elastisitasnya.

Misalkan pada para penderita stroke yang kesulitan minum dan makan karena kelumpuhan, lihatlah kondisi kulitnya yang kering meranggas dan ketika digaruk akan langsung menyebabkan luka di kulit.

Menormalkan suhu tubuh

Saat badan demam, tubuh memerlukan air untuk membuat suhu tubuh kembali normal, karena banyak keringat yang dikeluarkan dari tubuh. Kalau sampai kita kurang minum, efeknya suhu tubuh tidak normal.

Mencegah pengentalan darah

Manfaat minum air putih yang tak kalah pentingnya adalah mencegah pengentalan darah. Kurang minum air putih bisa membuat pembuluh darah menyempit dan darah mengental, sehingga meningkatkan risiko penggumpalan darah.

Darah kental sendiri biasanya tidak memperlihatkan gejala tertentu. Gejala akan muncul ketika darah sudah menggumpal dan menyumbat aliran darah. Munculnya pun akan bervariasi, tergantung lokasi penggumpalan darah di dalam tubuh.

Darah kental yang menyebabkan gumpalan darah di otak dapat menyebabkan aliran darah di otak terganggu. Hal ini bisa menimbulkan gejala stroke seperti kelumpuhan.

Penggumpalan di tangan ataupun kaki menyebabkan pembengkakan serta sensasi kesemutan. Penggumpalan di jantung menyebabkan nyeri dada berat menyebar ke lengan bahkan leher, sesak napas, keringat dingin, mual, pusing, dan juga pingsan.

Membantu keluarkan racun dari tubuh

Manfaat minum air putih selanjutnya adalah membantu mengeluarkan racun atau zat-zat sisa yang tak lagi diperlukan keluar tubuh. Apabila kurang minum air putih, efeknya sungguh dahsyat salah satunya adalah sembelit, di mana kotoran tinja akan sangat keras dan sulit dikeluarkan.

Sahabat, sambut Ramadhan dengan persiapan terbaik, salah satunya adalah minum air putih dengan kadar cukup. Selamat mempraktikkan!

========================================

Yuk Turut Menjadi Orang Tua Asuh Yatim Seribu Pulau :

💳
– BCA 6755800809
– Bank Syariah Indonesia 7134204545
– Bank Mandiri 1670003750006
– BRI 210801000364307
a/n Dongeng Ceria Indonesia

Konfirmasi : 0812-2345-4030

====
LangkahManfaat.com

Persiapan Ramadhan Yang Perlu Dilakukan

Persiapan Ramadhan Yang Perlu Dilakukan

Persiapan Ramadhan Yang Perlu Dilakukan

Sahabat Dongeng Ceria, sudah siap sambut Ramadhan? Yang masih santuy, biasa-biasa saja, hmm … berarti belum ngeh betapa dahsyatnya bulan suci Ramadhan. Padahal amalan yang kita kerjakan di bulan Ramadhan bisa setara dengan 83 tahun amalan kita di bulan biasanya lho!v

Yap, karena di bulan Ramadhan ada malam Lailatul Qadar, yakni malam yang lebih baik daripada 1000 bulan, di mana ibadah pada satu malam tersebut, pahalanya dilipatgandakan sampai kira-kira 83 tahun (1000 bulan dibagi 12). WOW!

Maasya Allah, bisa dibilang … malam Lailatul qadar adalah jackpot bagi siapa pun yang telah mempersiapkan diri dengan baik menghadapi Ramadhan, karena faktanya … tidak semua orang beruntung mendapatkan malam Lailatul Qadar ini Sahabat!

Ada yang ketika malam Lailatul qadar datang malah asyik tidur, asyik nonton film, asyik baca komik, hanya segelintir orang yang bisa merasakan nikmatnya ibadah di malam yang banyak diburu kaum mukminin ini. Jadi, kita benar-benar harus persiapkan diri sejak sebelum Ramadhan tiba!

Apa saja sih persiapan yang perlu dilakukan untuk menyambut Ramadhan? Ada 2 jenis persiapan saja kok:

PERSIAPAN RUHIYAH

Perlu dicamkan bahwa Allah melihat isi hati, bukan apa yang terlihat oleh mata manusia biasa. Maka, mempersiapkan hati kita adalah lebih utama daripada mempersiapkan apa yang dilihat oleh manusia (spanduk Ramadhan, renovasi rumah jelang Ramadhan, borong kue, dan lainnya)

Dalam rangka persiapan ruhiyah, inilah yang perlu dilakukan jelang Ramadhan:

Berkhalwat

Perbanyak berkhalwat dengan Allah sebelum Ramadhan, sebagaimana seorang yang sedang curhat, perbanyaklah curhat pada Allah, bicara denganNya hingga air mata berlinang, berdoa kepadaNya hingga kita meyakini doa tersebut dikabulkan. Lakukan semesra mungkin sebagaimana seseorang yang sedang pedekate pada orang yang dicintainya.

Memperbanyak Membaca Al Quran

Bulan Ramadhan itu bulan Quran, kalau sebelum Ramadhan kita tak terbiasa membaca quran, maka begitu Ramadhan tiba pun kita akan makin berat membaca quran, karena rasa lapar dan haus ketika puasa bisa menggoda kita untuk tidak membaca quran. So, persiapkan dari sekarang!

Perbanyak Sedekah

Sedekah bisa memadamkan kemurkaan Allah, sesekah bisa menghindarkan seseorang dari bala bencana. Misalkan nih, semestinya sebelum Ramadhan keluarga kita terkena sakit, atau ada kecelakaan, naudzubillah min dzalik … namun dengan bersedekah insya Allah bala bencana itu menjauh, sehingga kita bisa beribadah di bulan suci dengan lebih optimal.

Perbanyak Taubat

Kok taubat diperbanyak, maksudnya bagaimana? Komponen taubat itu ada 2, yang pertama penyesalan, yang kedua adalah berjanji tidak melakukan kesalahan yang sama di kemudian hari, nah … dosa-dosa kita kan pastinya gakhh cuma satu saja ya Sahabat?! Bisa jadi ada banyak, maka setiap dosa itu kita perlu taubat, agar hati kita bersih.

Perbanyak Dzikir

Dzikir itu membuat tenang, maka memperbanyak dzikir akan membuat diri kita damai, menyambut Ramadhan dengan hati yang adem.

PERSIAPAN FISIK

Nah, persiapan ruhiyah yang sudah kita lakukan perlu ditopang juga dengan persiapan fisik, ibarat perang … tak cukup cuma keberanian tanpa senjata, itu namanya nekat! Maka, perang lawan hawa nafsu di bulan Ramadhan juga perlu kita persenjatai dengan kesiapan fisik.

Latihan Dengan Berpuasa Sunah

Agar tidak lemas saat Ramadhan, latih diri untuk berpuasa sunah sejak bulan Sya’ban ini. Karena imunitas tubuh akan meningkat setelah beberapa hari berpuasa, kalau kita tidak latihan puasa … maka yang ada hanyalah rasa lemes di awal Ramadhan.

Kurangi Jam Tidur

Ala bisa karena biasa, jika kita sudah membiasakan diri hanya tidur 4-6 jam sehari maka ketika Ramadhan kita akan merasa cukup dengan jumlah jam tidur yang berkurang.

Siapkan berbagai kebutuhan makanan sahur dan berbuka

Pastikan kebutuhan makan sahur dan berbuka sudah ready, kalau perlu lengkapi dengan suplemen, madu, herbal. Sehingga tidak ada alasan kita lemas ketika berpuasa karena tak ada makanan bergizi untuk sahur dan berbuka.

Perbanyak minum air putih

Air putih adalah asupan penting untuk tubuh kita, maka kurangi minuman yang manis-manis dan perbanyak minum air putih insya Allah akan lebih menyehatkan dan membuat tubuh makin siap sambut Ramadhan.

Demikianlah, semoga artikel ini bermanfaat, selama dipraktikkan!

========================================

Yuk Turut Menjadi Orang Tua Asuh Yatim Seribu Pulau :

💳
– BCA 6755800809
– Bank Syariah Indonesia 7134204545
– Bank Mandiri 1670003750006
– BRI 210801000364307
a/n Dongeng Ceria Indonesia

Konfirmasi : 0812-2345-4030

====
LangkahManfaat.com

Perbedaan Zakat Fitrah dan Zakat Mal

Perbedaan Zakat Fitrah dan Zakat Mal

perbedaan zakat fitrah dan mal

Zakat merupakan kewajiban bagi muslim yang mampu, tapi tahukah Sahabat bahwa zakat ada beberapa macam jenisnya. Zakat yang disebutkan dalam rukun Islam itu sebenarnya bukan cuma zakat fitrah saja sebagaimana yang biasa umat muslim laksanakan setahun sekali di penghujung bulan Ramadhan atau menjelang shalat Idul Fitri. Tetapi ada juga zakat lain, yakni zakat mal.

Zakat mal? Memang bedanya apa ya sama zakat fitrah? Trus kenapa sih nggak disatuin saja biar nggak repot?

Eits sabar, sabar… Kita belajar bareng-bareng yuk biar sama-sama paham apa perbedaan antara zakat fitrah dengan zakat mal. Tapi sebelum itu, kita coba bahas secara singkat dulu tentang zakat fitrah dan zakat mal ya…

Zakat Fitrah

Karena merupakan kewajiban yang sudah dilakukan semenjak kita masih kecil, bahkan masih bayi baru lahir pun diwajibkan untuk berzakat fitrah, mungkin Sahabat sudah nggak bingung lagi sama zakat fitrah. Betul? Tapi nggak ada salahnya kita terus mengulas kembali apa yang sudah kita ketahui ya.

Zakat fitrah adalah bentuk ibadah wajib, dan harus dibayarkan oleh setiap Muslim. Orang dewasa harus membayar zakat untuk anak-anak, dan orang lain yang berada dalam tanggungan mereka. Zakat fitrah biasanya dibayarkan diakhir bulan ramadan sampai sebelum idul fitri.

Jumlah yang harus dibayarkan oleh semua Muslim adalah sama, tidak memandang pekerjaan atau harta yang dimiliki oleh seorang muslim tersebut. Berapa kewajiban membayar zakat fitrah? 2,5 kg bahan makanan pokok seperti beras, gandum atau bahan makanan pokok lain yang disesuaikan dengan yang biasa dikonsumsi di lingkungannya msing-masing. Di daerah tertentu mungkin berupa beras jagung, sagu, atau lainnya. Atau dalam kondisi tertentu bisa juga berupa uang tunai yang setara dengan harga 2,5 kg bahan makanan pokok tersebut.

Hasil zakat fitrah baik bahan makanan pokok maupun uang tersebut nantinya akan diberikan kepada mereka yang membutuhkan sebelum memulai Sholat Idul Fitri.

Zakat Mal atau Zakat Harta

Zakat Mal tu apa ya?

Zakat Mal yang juga termasuk dalam rukun Islam yang ketiga merupakan zakat yang wajib dikeluarkan sebesar 2,5% dari kekayaan seseorang.

Tapi… nggak semua harta itu bisa atau wajib dizakatkan. Hanya yang sudah mencapai nisab atau batas minimum yang setara dengan 85gram emas dan haul yang artinya sudah mencapai waktu 12 bulan.

Jika harta yang dimiliki belum mencapai nisab dan haul, maka tidak perlu ditunaikan. Jadi kita harus benar-benar menghitung jumlah harta yang dimiliki agar dapat memastikan apakah harta kita sudah wajib dizakatkan atau tidak.

Dari penjelasan di atas kita dapat melihat beberapa perbedaan antara zakat fitrah dengan Zakat Mal ya, Sahabat.

#1. Zakat Fitrah diwajibkan tanpa melihat haul atau nisab. Sepanjang seorang muslim tersebut mampu maka diwajibkan baginya dan semua tanggungannya. Sementara Zakat Mal hanya bisa dilakukan jika harta seseorang sudah mencapai haul dan nisab.

#2. Zakat Fitrah dibayarkan di akhir ramadan sampai sebelum idul fitri, dan Zakat Mal dibayarkan kapanpun selama sudah mencapai haul atau 12 bulan.

#3. Jumlah yang dibayarkan zakat fitrah sudah pasti, yakni 2,5 kg, sedangkan Zakat Mal disesuaikan dengan jumlah harta bersih yang dimiliki.

#4. Tujuan dari zakat fitrah adalah mengeluarkan sebagian harta untuk dibagikan kepada yang berhak menerimanya dan juga untuk membersihkan amalan yang sia-sia selama ramadan. Sementara Zakat Mal bertujuan untuk membersihkan diri atau menyucikan harta yang dimilikinya.

Kurang lebih itulah perbedaan antara Zakat Fitrah dan Zakat Mal.

Wallahua’lam bishowab. Semoga bermanfaat. (SH/RI)

========================================

Yuk Turut Menjadi Orang Tua Asuh Yatim Seribu Pulau, dengan klik tombol di bawah ini :

sedekah Sekarang

4 Keutamaan Sahur di Bulan Ramadhan

4 Keutamaan Sahur di Bulan Ramadhan

Keutamanaan Sahur di Bulan Ramadhan

Banyak orang melewatkan sahur karena kelelahan sehingga tidak terbangun, padahal sahur punya banyak sekali keutamaan.

Sahabat Dongeng Ceria, Sahur tentunya bukan hal asing lagi ya?

Sahur adalah istilah dalam Islam yang berarti ‘makan sebelum fajar’. Makanan berkah ini dikonsumsi di penghujung malam (tepat sebelum fajar) oleh umat Islam sebelum berpuasa selama bulan Ramadhan maupun puasa sunah di luar bulan ramadan.

Nah, siapa nih yang suka melewatkan sahur hayo? Entah karena malas atau memang terlalu lelah setelah bekerja, tidak sedikit orang yang akhirnya memilih meninggalkan sahur dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk tidur atau beristirahat saja.

Kalau begitu Sahabat perlu tahu apa saja keutamaan dari makan sahur. Setidaknya ada 4 keutamaan sahur yang wajib Sahabat ketahui:

Merupakan sunah Rasul

Meskipun tidak wajib untuk dilakukan, namun sahur ini merupakan sunah nabi. Bahkan beliau (saw) memerintahkan umat Islam untuk makan sahur baik sedikit atau banyak. Abu Sayyid Khudry (Ra) meriwayatkan bahwa Rasulullah berkata,
“Sahur adalah makanan yang diberkahi, jadi jangan tinggalkan meskipun hanya makan seteguk air, sebagaimana Allah dan para malaikat-Nya mendoakan orang-orang yang makan sahur.” (HR. Ahmad)

Tidak hanya itu, Rasulullah pun biasa bersahur bersama sahabat sebelum berpuasa lho.
Diriwayatkan oleh Anas bin Malik:

“Kami mengambil Sahur dengan Nabi. Kemudian dia berdiri untuk shalat.” Saya bertanya, “Berapa jarak antara Sahur dan Adzan?” Dia menjawab, “jarak itu cukup untuk membaca lima puluh ayat Al-Qur’an.”

Terdapat Keberkahan didalamnya

Waktu sahur merupakan waktu yang memiliki keberkahan didalamnya. Sebagaimana sabda nabi salallahu ‘alaihi wa sallam:
“Sahurlah, karena di dalam sahur ada berkah.” (HR Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat lain, Nabi salallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda:
“Sesungguhnya Allah Ta’ala, dan malaikat-Nya mengirimkan berkah kepada orang-orang yang makan sahur.” Diriwayatkan oleh Imam Ahmad.

Menjadi pembeda dengan puasa ahli kitab

Sebagaimana yang kita tahu juga, bahwa tidak hanya umat islam saja yang melaksanakan puasa, melainkan umat lain pun ada yang melakukannya, seperti ummat Buddha, Kristen, Yudaisme/ Yahudi, Taoisme, Jainisme, dan Hindu. Sebagai Muslim, kita diminta untuk menghindari meniru mereka. Dan ternyata sahur ini menjadi pembeda antara puasa kita dengan puasa para ahli kitab atau puasa dari umat agama lain lho. Hal ini dijelaskan oleh nabi salallahu ‘alaihi wa sallam dalam sebuah hadits:

“Perbedaan antara puasa kami dan puasa Ahli Kitab adalah makan sebelum fajar (sahur).” (HR Muslim)

Memberi energi untuk beribadan dan beraktivitas

Di antara berkah dari melaksanakan sahur adalah dapat memberi kita energi ekstra yang dibutuhkan untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

Dengan sahur kita tidak hanya mendapatkan pahala dan keberkahan, tetapi juga dapat fokus untuk melaksanakan ibadah dan beraktivitas termasuk melakukan pekerjaan kita tanpa harus merasa terlalu lelah.

Beda banget kan pasti saat berpuasa tanpa sahur dengan berpuasa setelah kita sahur? Tubuh tentunya lebih berstamina dan berenergi ketika kita sahur, ya nggak Sahabat? Iya dong, sesuai banget dengan sabda nabi:
“Manusia akan terus makmur selama mereka menyegerakan berbuka dan menunda sahur.” (HR Bukhari)

Itu dia empat keutamaan sahur di bulan ramadan yang wajib kita ketahui ya Sahabat. Setelah tahu keutamaan-keutamaannya, yakin masih mau meninggalkan sahur? Rugi banget lho… Selain pahala, keberkahan dunia dan akhirat juga dapat kita peroleh dengan sahur. Jadi rugi banget deh kalau kita tinggalkan…

========================================

Yuk Turut Menjadi Orang Tua Asuh Yatim Seribu Pulau :

💳
– BCA 6755800809
– Bank Syariah Indonesia 7134204545
– Bank Mandiri 1670003750006
– BRI 210801000364307
a/n Dongeng Ceria Indonesia

Konfirmasi : 0812-2345-4030

====
LangkahManfaat.com

Siapa Saja Yang Wajib Membayar Zakat Fitrah??

Siapa Saja Yang Wajib Membayar Zakat Fitrah??

SIAPA SAJA YANG WAJIB MEMBAYAR ZAKAT FITRAH

Zakat fitrah adalah kewajiban bagi setiap muslim di bulan Ramadhan, namun banyak yang belum tahu ada syarat dan ketentuan berlaku.

Sahabat, seperti yang kita tahu bahwa menjelang hari raya Idul Fitri biasanya setiap muslim melaksanakan kewajibannya untuk membayar zakat fitrah.

Hal ini bukan hanya berlaku bagi umat muslim di Indonesia saja, melainkan seluruh dunia.
Mungkin Sahabat ada yang pernah bertanya-tanya, apakah semua orang wajib melaksanakan zakat fitrah? Atau hanya orang-orang tertentu saja yang sebenarnya wajib untuk membayarnya?

Daripada bingung atau ragu mending disimak dulu kuy penjelasannya berikut ini. Poin no 3 nya Sahabat sudah tahu belum hayooo?

Sebelum mengetahui siapa saja yang wajib membayar zakat, nggak ada salahnya dong buat kita kembali memahami pengertian zakat fitrah itu sendiri.

Zakat Fitrah menurut syara’, “Pemberian yang ditentukan tingkatannya dan berlaku bagi setiap individu muslim dan dipenuhi sebelum shalat Idul Fitri dan dalam hak tasharuf menurut cara yang telah ditentukan.” (Al-Nawawi dalam al-Majmu’: 6/103, al-Bahuty dalam Kasyāfu al-Qina’: 2/245)

Sebelum shalat Idul Fitri di penghujung Ramadhan, setiap muslim dewasa yang memiliki makanan melebihi kebutuhannya wajib mengeluarkan zakat fitrah.

Bagi kepala rumahtangga mereka tidak hanya wajib membayar zakat bagi dirinya sendiri namun juga untuk setiap tanggungan mereka seperti anak-anak, istri, pembantu maupun saudara yang masih menjadi tanggungannya.

Abdullah bin ‘Umar berkata bahwa Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan orang-orang untuk membayar zakat fitrah sebelum pergi ke shalat Idul Fitri. (HR Bukhori)

Baik laki-laki atau perempuan, tua atau muda, selama memenuhi syarat wajib zakat fitrah, maka wajib zakat fitrah. Untuk anak-anak, orangtua dapat mewakili pembayarannya.

Adapun syarat-syarat yang membuat seseorang wajib membayar zakat fitrah adalah sebagai berikut:

Seorang Muslim

Yap, hanya muslim saja ya yang wajib melaksanakan zakat fitrah.

Memiliki harta yang lebih dari kebutuhan sehari-hari

Untuk dirinya sendiri dan orang-orang yang menjadi tanggungan pada hari-hari rayanya siang dan malam. Jadi Jika memang diri sendiri masih kekurangan tidak perlu memaksakan diri untuk melaksanakan zakat fitrah.

Sebelum terbenamnya matahari di hari terakhir Ramadhan

atau ada dua waktu antara Ramadhan dan Syawal walaupun hanya sesaat.

Nah biar lebih jelas lagi, artikel ini juga akan menyebutkan kriteria orang yang tidak wajib mengeluarkan zakat fitrah. Karena memang tidak semua orang wajib melaksanakannya.

Jadi siapa saja sih yang dibebaskan dari kewajiban ini? Berikut di antaranya:

#1. Orang yang meninggal sebelum matahari terbenam di akhir Ramadhan

Untuk orang yang meninggal setelah matahari terbenam sudah dibebaskan dari kewajiban zakat ini, jadi tidak perlu dibayarkan zakatnya oleh keluarganya yang masih hidup.

#2. Anak yang lahir setelah matahari terbenam di akhir Ramadhan.

Bayi yang baru lahir setelah matahari terbenam di akhir ramadan juga nggak wajib membayar zakat ya. Namun yang lahir sebelum matahari terbenam wajib untuk membayar zakat.

#3. Orang yang masuk Islam hanya setelah matahari terbenam di akhir Ramadhan

Sama seperti poin kedua di atas, orang yang baru memeluk agama islam setelah matahari terbenam juga ternyata nggak diwajibkan untuk membayar zakat fitrah. Kecuali mereka bersyahadatnya sebelum matahari terbenam, baru deh mereka wajib menunaikan zakat fitrah.

#4. Tanggungan istri yang baru menikah setelah terbenamnya matahari di penghujung Ramadhan

Nah kewajiban membayarkan zakat untuk istri hanya berlaku jika pernikahannya sebelum matahari terbenam ya.

Itu dia Sahabat, golongan yang wajib membayarkan zakat fitrah. Semoga bisa dipahami dan semoga Allah mampukan kita untuk senantiasa menunaikan zakat fitrah di tahun ini dan tahun-tahun berikutnya. Aamiin. (SH/RI)

========================================

Yuk Turut Menjadi Orang Tua Asuh Yatim Seribu Pulau :

💳
– BCA 6755800809
– Bank Syariah Indonesia 7134204545
– Bank Mandiri 1670003750006
– BRI 210801000364307
a/n Dongeng Ceria Indonesia

Konfirmasi : 0812-2345-4030

====
www.DongengCeria.org