Begini Ayat Tentang Sedekah Makanan

Rate this post

Ayat Sedekah Makanan

Sedekah makanan sering dianggap sepele dan remeh, padahal ini adalah salah satu amalan terbaik dalam Islam.

Sahabat, kebanyakan orang lebih merasa urgent untuk bersedekah pada orang yang sakit, pada orang yang tertimpa bencana, tapi tidak terlalu tergerak memberi sedekah pada orang yang kelaparan. Setuju?

Bisa jadi juga disebabkan prasangka-prasangka keliru bahwa sedekah makan tidaklah besar pahalanya dibandingkan sedekah pembangunan masjid atau pembangunan madrasah.

Padahal nih, kalau kita mau mencermati lagi berbagai ayat Qur’an dan hadits, justru sedekah memberi makan orang yang memerlukan adalah salah satu amalan urgent yang dianggap paling baik oleh Allah dan Rasul-Nya lho!

“Sesungguhnya orang terbaik di antara kalian adalah orang yang memberi makan.” (HR. Thabrani)

Bahkan di dalam Al Qur’an, banyak sekali ayat yang menyatakan tentang keutamaan memberi makan fakir miskin.

Berikut beberapa ayat dan hadits di antaranya, yang mungkin akan membuat kita ternganga:

Tidak Bersedekah Makan = Pendusta Agama?

“Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Maka itulah orang yang menghardik anak yatim. dan tidak mendorong memberi makan orang miskin.” (QS Al Ma’un: 1-3)

Tidak sedikit orang yang menganggap memberi makan orang lain adalah perbuatan yang justru berdampak buruk.

“Yaaah … nanti malah keenakan orang-orang dikasih makan, malah jadi males!”

“Jangan kasih ikan, kasih aja pancing dan ajari mancing. Jangan kasih makan, kasih aja pekerjaan!”

Namun sebenarnya tidak demikian, ketika kita memberikan makanan yang halal dan thoyyib, ada kemungkinan orang-orang yang memakannya turut mendapatkan keberkahan, dari situlah kita berharap hidayah Allah bisa diterimanya.

Mungkin orang yang awalnya suka mengemis, perlahan meninggalkan profesinya sebagai pengemis, karena tak perlu menipu atau meminta-minta pun ia sudah bisa makan kenyang dari pemberian orang lain.

Bisa jadi juga orang yang tadinya bergelut dengan riba, suka berkata kasar, lisannya menjadi lebih mudah beristighfar dan berdzikir karena mengonsumsi makanan halal.

Tidak perlu berprasangka buruk karena setiap amalan dinilai dari niatnya, bukan hasilnya.

Anggaplah kita memberi makan pada orang yang berakhlak kurang baik, namun tetap pahala kebaikan sedekah makan akan kita dapatkan.

Bersedekah Makan Tanda Allah Cinta

Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya, lalu dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia berkata, “Tuhanku telah memuliakanku.” Adapun bila Tuhannya mengujinya, lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata, “Tuhanku menghinakanku.” Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim, dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin. (QS. Al Fajr:15-18)

Orang bisa dengan mudah men-judge dirinya disayang Allah hanya karena berkelimpahan harta. Sebaliknya, orang merasa dirinya dihinakan Allah hanya karena diuji dengan kesempitan harta. Padahal patokan cinta Allah bukanlah harta benda, melainkan amalan shalih yang kita lakukan.

Ketika kita mengajak orang lain memberi makan fakir miskin, entah kondisi kita lapang maupun sempit, sesungguhnya hal tersebut bisa memperlihatkan kecintaan Allah pada diri kita, sehingga Ia memampukan kita untuk terus bersedekah makan, maupun mendorong orang lain untuk bersedekah makan.

Tanda kesempurnaan iman seseorang

“Tidak (sempurna) iman seseorang yang kenyang perutnya sedang tetangga sebelahnya kelaparan.” (H.R. Baihaqi)

Agama Islam bukan hanya mengajarkan hubungan manusia dengan Allah Sang Pencipta, tapi juga hubungan manusia dengan sesamanya. Kepedulian merupakan kata kuncinya, bahkan seorang manusia yang peduli pada hewan di sekitarnya pun bisa mendapatkan cinta dan pengampunan Allah. Berikut ini cuplikan kisahnya:

“Ketika seorang lelaki berjalan dalam sebuah perjalanan dia merasa sangat kehausan lalu dia mendapati sebuah sumur. Dia turun ke sumur itu lalu minum dan setelah itu keluar. Saat itu, tiba-tiba dia melihat seekor anjing yang menjulurkan lidahnya menjilat debu karena sangat haus. Si lelaki itu berkata, “Anjing ini sangat kehausan sebagaimana yang telah aku rasakan.”

Lalu dia turun lagi ke sumur, dia memenuhi salah satu sepatunya dengan air lalu dia menggigitnya dengan mulutnya, dan memberikan minum kepada anjing tersebut. Kemudian Allah Azza wa Jalla berterima kasih kepadanya (maksudnya Allah menerima amal perbuatan orang ini-red) dan Allah Azza wa Jalla mengampuni dosanya.

Para shahabat Radhiyallahu anhum bertanya, “Wahai Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam , apakah kita akan mendapatkan pahala dalam (pemeliharaan) binatang ternak ?” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Ya, pada (pemeliharaan terhadap) setiap yang bernyawa ada pahala.”

Sahabat, jangan remehkan sedekah makan dan minum, mungkin kecil bagi kita namun merupakan penyambung hidup bagi orang lain.

=====================================

Dongeng Ceria memiliki program pembagian makan gratis 150-300 porsi per harinya melalui Roemah Makan Gratis (Roemantis). Turut support Roemantis agar terus eksis.

Salurkan SEDEKAH TERBAIK sahabat ke :

💳

– BCA 6755800809
– Bank Syariah Indonesia 7134204545
– Bank Mandiri 1670003750006
– BRI 210801000364307
a/n Dongeng Ceria Indonesia

Konfirmasi : 0812-2345-4030

====

LangkahManfaat.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *