Dongeng: Batu Besar di Tengah Jalan

Rate this post

Batu Besar di Tengah Jalan

Pada malam yang gelap gulita, seorang raja menyuruh para pengawalnya untuk menaruh sebuah batu besar di tengah jalan, sementara itu sang raja bersembunyi di kejauhan untuk melihat apa yang akan terjadi.

Pagi hari pun tiba, ternyata batu besar itu membuat kesulitan orang-orang yang lewat. Ada seorang pedagang yang mendorong gerobak, berkeluh kesah dengan keberadaan batu besar itu, ia kesulitan melewatkan gerobaknya di jalan itu karena ada batu besar di tengah jalan.

“Sungguh parah orang-orang dan Raja di negeri ini, membiarkan ada batu sebesar ini menutupi jalan!” Pedagang itu misuh-misuh sambil berupaya membuat gerobaknya melewati pinggiran jalan yang tak tertutupi batu besar.

Kemudian ada seorang pesepeda yang akan lewat jalan itu juga, bukan hanya mengeluh tapi mencaci maki batu besar yang menutupi bagian tengah jalan itu.

Demikian juga seorang ibu pejalan kaki, marah-marah melihat jalanan yang cukup macet karena batu besar menghalangi.

Raja yang melihat dari kejauhan hanya menggelengkan kepalanya, sudah beberapa jam ia menyaksikan apa yang terjadi, dan semua orang hanya bisa mengeluh, mencaci, marah-marah, tapi tak melakukan apa-apa untuk menyingkirkan batu besar itu.

Jelang siang, matahari sudah di atas kepala, panasnya terasa terik menyengat kulit. Seorang petani dengan pacul di bahunya melewati jalanan itu. Ia terkejut melihat keberadaan batu besar di tengah jalan yang membuat orang-orang enggan melewati jalanan tersebut dan lebih memilih melewati jalan yang lain.

Petani itu menaruh paculnya, kemudian berusaha keras menggeser batu besar tersebut. Dengan sedikit upaya, ia berhasil membuat batu menggelinding dan bisa disingkirkan dari tengah jalan.

Betapa terkejutnya sang petani, rupanya di bawah batu besar tadi terpendam kotak dan ada secarik catatan di atasnya yang menyebutkan bahwa kotak tersebut adalah hadiah untuk siapapun yang telah menyingkirkan batu besar itu.

Sang petani mengambil dan langsung membuka kotak tersebut, matanya langsung terbelalak tak percaya melihat apa isinya.

Ternyata ada kepingan emas yang amat banyak jumlahnya di dalam kotak tersebut, serta secarik kertas bertuliskan ucapan terimakasih karena telah peduli atas kepentingan banyak orang dengan menyingkirkan batu penghalang dari tengah jalan.

Sahabat, ketika mengetahui ada persoalan besar yang membuat banyak orang kesulitan, jangan pura-pura tidak tahu, mengabaikannya, atau bahkan mencaci makinya.

Cobalah mencari solusi untuk mengatasinya, dan lakukan sesuatu untuk menyingkirkan persoalan tersebut. Niscaya kita akan mendapat balasan luar biasa yang tak terduga.

Artikel lainnya :
Dongeng: Kerbau dan Buaya Licik