Buka Puasa Bersama? Bagaimana Hukumnya Menurut Islam

Rate this post

Buka Puasa Bersama

Sahabat, banyak agenda buka puasa bersama di bulan Ramadhan ini? Ada bukber teman-teman SD, bukber teman-teman kampus, bukber teman kantor, bukber keluarga, waaah … hampir setiap hari sibuk bukber pokoknya.

Hmm, sudah tahu belum bagaimana sih pandangan Islam soal bukber alias buka bersama seperti ini? Apakah diperbolehkan, atau jangan-jangan diharamkan?

Yuk, simak info selengkapnya!

Hukum Buka Puasa Bersama dalam Islam

 “…Tidak ada halangan bagi kamu makan bersama-sama mereka atau sendirian…” (QS. An Nur: 61)

Alhamdulillah, Sahabat … ternyata buka puasa bersama di bulan Ramadhan hukumnya diperbolehkan dalam Islam, namun dengan adanya catatan-catatan yang harus diperhatikan.

1. Sebaiknya dilakukan untuk puasa Ramadhan saja (bukan puasa sunah)

Mengapa demikian?

Ya, karena jika buka puasa bersama dilakukan untuk puasa sunah dikhawatirkan terkontaminasi penyakit hati seperti riya’ alias pamer.

Sedangkan untuk puasa Ramadhan, karena hukumnya wajib, tentu saja tidak menjadi persoalan jika dilakukan buka puasa bersama dengan berbagai pihak (keluarga, teman, kolega, dll).

2. Bukber tidak mengganggu pelaksanaan shalat

Banyak event buka puasa bersama yang justru melalaikan pelaksanaan shalat, baik shalat Maghrib, Isya maupun Tarawih.

Nah, perlu diatur waktu atau agenda … sebisa mungkin sebelum makan besar seluruh anggota bukber sudah melaksanakan shalat Maghrib. Carilah tempat bukber yang memungkinkan untuk pelaksanaan shalat berjamaah secara mudah.

3. Tidak menghabiskan waktu untuk mengghibah atau mengobrol yang sia-sia

Banyak event bukber reunian yang justru berubah jadi ajang curhat dan ghibah, ini harus dijaga agar tidak menggerus pahala puasa yang telah dilakukan.

4. Tidak melalaikan dari membaca al Quran

Target khatam 30 juz Al Quran jangan sampai tak tercapai hanya karena kebanyakan agenda buka puasa bersama. Karena sebenarnya bulan suci Ramadhan merupakan waktu terbaik untuk mendekatkan diri pada Allah dan memperbanyak tilawah Quran.

5. Menjaga tidak adanya ikhtilat (campur baur laki-laki dan perempuan yang bukan mahrom)

Guna menjaga diri dari fitnah, pastikanlah acara bukber yang diselenggarakan tidak ada ikhtilat (pencampuran laki-laki dan perempuan) di dalamnya.

Hadist tentang Buka Puasa Bersama

“Para sahabat Nabi Muhammad SAW bertanya, ‘mengapa makan tidak kenyang?’ Kemudian, Nabi balik bertanya, ‘Apa kalian makan sendiri?’ Para sahabat menjawab, ‘iya'” (HR Abu Dawud).

Kemudian Rosulullah SAW menjawab lagi, “Makanlah kalian bersama-sama dan bacalah basmalah, maka Allah akan memberikan berkah kepada kalian semua.”

Jelas bahwa Rasulullah SAW. menganjurkan makan bersama-sama untuk menambah keberkahan.

Hikmah Berbuka Puasa Bersama

Beberapa hikmah diadakannya buka puasa bersama antara lain:

1. Menambah keakraban dan rasa persaudaraan antar sesama muslim

Dengan melakukan pertemuan dan makan bersama, sudah pasti akan mendatangkan efek jalinan keakraban di antara orang-orang yang menjalankan agenda buka puasa bersama.

2. Menambah keberkahan

Sebagaimana hadits Rasulullah SAW. mengenai makan bersama-sama dengan membaca basmallah akan membawa keberkahan, maka demikianlah buka puasa bersama insya Allah dapat berlimpah sedekah.

3. Menjalin silaturahim

Sering kali karena kesibukan masing-masing, menjadikan kita semakin jarang berkomunikasi intens dengan teman, rekan, sahabat, atau keluarga besar, oleh sebab itu kehadiran agenda bukber merupakan ajang untuk menjalin kembali tali silaturahin.

Demikianlah Sahabat pembahasan seputar buka puasa bersama di bulan Ramadhan, semoga bermanfaat dan mudah dipraktikkan.

Artikel Terkait :
Keutamaan Memberi Makan Berbuka Puasa Anak Yatim

===================================================

Yuk turut sediakan makanan berbuka untuk yatim & dhuafa

Salurkan SEDEKAH TERBAIK sahabat untuk buka puasa 99 santri penghafal quran Yatim Seribu Pulau

sedekah Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *