Keistimewaan Sedekah Subuh

Keistimewaan Sedekah Subuh

“Tidak ada satu Shubuh pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat. Salah satu di antara keduanya berdoa, ‘Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfak’, sedangkan yang satunya lagi berdoa ‘Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan hartanya.” (HR. Bukhari & Muslim)

Sahabat, sedekah Shubuh amatlah istimewa dikarenakan ada 2 malaikat yang khusus turun dari langit untuk mendoakan siapapun yang bersedekah di saat itu, dan juga mendoakan kehancuran bagi orang yang menahan hartanya, entah karena takut miskin atau karena sifat bakhil.

Bayangkan betapa powerfulnya jika kita senantiasa menyempatkan waktu untuk bersedekah di kala matahari belum lagi menampakkan diri. Mendapat doa dari pihak yang memperoleh sedekah kita, sekaligus mendapat doa dari malaikat Shubuh.

Selain doa dari malaikat, makhluk Allah yang suci dan terbebas dari segala dosa, ada satu doa lagi yang sama dahsyatnya, yakni doa anak yatim.

Anak yatim adalah anak-anak yang telah Allah ambil kembali ayah kandung mereka, sehingga mereka kehilangan sosok pencari nafkah keluarga sekaligus role model yang biasanya dimiliki oleh seorang ayah.

Di Rumah Ceria Yatim Seribu Pulau, berkumpul 60-an anak Yatim maupun dhuafa dari berbagai daerah di Indonesia. Sebagiannya yatim, piatu, yatim piatu, maupun dhuafa karena secara finansial keluarganya tergolong kurang mampu.

Mereka adalah anak-anak yang dibawa ke Rumah Ceria untuk dididik sebagai penghafal quran, dan diajarkan berbagai lifeskills untuk masa depan mereka, seperti memproduksi tempe, mengelola catering, berkebun hidroponik, beternak kambing perah, dan lain sebagainya yang berkenaan dengan entrepreneurship.

Itu sebabnya Yatim Seribu Pulau membutuhkan para donatur orangtua asuh setiap bulannya untuk menyokong segala kebutuhan harian dan pendidikan mereka.

Sedekah Shubuh kepada anak-anak Yatim Seribu Pulau insya Allah akan membawa keberkahan karena terselip doa anak yatim untuk diri kita dan keluarga.

Yuk Sahabat, turut menjadi orangtua asuh Yatim Seribu Pulau

Berikan Donasi Terbaik Sahabat melalui rekening:

– BCA 6755800809
– Bank Syariah Indonesia 7134204545
– Bank Mandiri 1670003750006
a/n Dongeng Ceria Indonesia
Konfirmasi transfer: wa 0812-2345-4030

4 Keutamaan Sedekah Memberi Makan

4 Keutamaan Sedekah Memberi Makan

Banyak yang menyepelekan memberi makan orang lain sebagai sesuatu yang kurang berarti, bahkan cenderung dianggap buruk.

“Jangan kasih ikannya, ajari mancing sendiri dong!”

“Kasih makan orang tiap hari apa gak bikin jadi manja tuh… Jadi malas usaha.”

Padahal Sahabat, ternyata dalam Islam kita sangat dianjurkan memberi makan orang lain. Jika orang tersebut dianggap akan menjadi manja dan malas berusaha karena sedekah makanan yang kita beri, maka itu bukanlah ranah urusan kita, fokus kita adalah jangan sampai membiarkan sesama muslim kelaparan.

Lagipula, sedekah makanan disebutkan dalam ayat al quran maupun di banyak hadits. Berikut ini beberapa keutamaan sedekah memberi makan untuk orang lain:

  1. Menjadi seorang muslim yang paling baik versi Rasulullah shalallahu alaihi wasallam

Muslim yang paling baik bagi sebagian orang mungkin yang berpakaian seperti ini itu, hafalan quran sebanyak sekian juz, hafalan haditsnya ribuan.

Tapi ternyata tidak demikian, ketika ditanyakan pada Rasulullah shalallahu alaihi wasallam inilah jawaban beliau:

“Ada seseorang yang bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Islam yang bagaimana yang paling baik?’ Beliau bersabda, ‘Memberi makan (pada yang butuh), juga mengucapkan salam pada orang yang engkau kenal dan tidak engkau kenal.” (HR. Bukhari, no. 12 dan Muslim, no. 39)

Dalam hadits lainnya:

“Sesungguhnya orang terbaik di antara kalian adalah orang yang memberi makan.” (HR. Thabrani).

Bisa jadi karena makan adalah salah satu hal yang krusial. Dalam sehari semalam, seseorang perlu makan minimal 2x agar stamina terjaga, agar bisa fokus bekerja, agar terhindar dari penyakit berbahaya. Sehingga memberi makan orang lain menjadi amalan luar biasa.

  1. Mendapat kavling kamar tembus pandang di surga

Bisa masuk melewati pintu surga saja sudah aduhai anugerah luar biasa dari Allah, apalah lagi jika disediakan kamar bak hotel mewah yang tembus pandang, mungkin bisa membuat ‘iri’ penghuni surga lain yang melihatnya:

“Sesungguhnya di surga terdapat kamar-kamar yang mana bagian luarnya terlihat dari bagian dalam dan bagian dalamnya terlihat dari bagian luarnya.” Lantas seorang arab baduwi berdiri sambil berkata, “Bagi siapakah kamar-kamar itu diperuntukkan wahai Rasululullah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Untuk orang yang berkata benar, yang memberi makan, dan yang senantiasa berpuasa dan shalat pada malam hari di waktu manusia pada tidur.” (HR. Tirmidzi, no. 1984)

Bahkan masuk surganya pun melalui pintu khusus para pemberi makan:

“Barangsiapa yang memberi makan kepada seorang mukmin hingga membuatnya kenyang dari rasa lapar, maka Allah akan memasukkannya ke dalam salah satu pintu surga yang tidak dimasuki oleh orang lain.” (HR. Thabrani).

Maasya Allah betapa besar ganjaran memberi makan orang lain, yang padahal mungkin hanya bermodalkan beberapa puluh ribu Rupiah saja.

  1. Anjuran dari Allah dan Rasul-Nya

Simaklah hadits berikut ini:

“Bebaskanlah tahanan, berilah makan orang yang lapar, dan jenguklah orang sakit.” (HR. Bukhari, no. 3046)

Bahkan seseorang yang tidak menganjurkan memberi makan orang miskin bisa-bisa masuk dalam golongan pendusta agama, na’udzubillah min dzalik:

“Tahukah kamu siapa orang yang mendustakan agama?” (QS. al-Ma’un/107: 1) Menurut Allah SWT dialah, “(Orang yang) tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.” (QS. al-Ma’un/107: 3).

  1. Mendapati Allah di sisi orang yang lapar

Di dalam hadits Qudsi disebutkan orang yang memberi makan akan bertemu Allah subhanahu wata’ala di sisi orang yang lapar. “Wahai anak Adam, Aku minta makan kepadamu, tetapi kamu tidak mau memberikan makan kepada-Ku”. Orang itu bertanya, “Wahai Tuhan, bagaimana caranya aku memberi makan kepada-Mu, sedang Engkau Tuhan penguasa alam semesta?”
Allah menjawab, “Ketahuilah, apakah kamu tidak peduli terhadap seorang hamba-Ku, yakni si fulan. Ia telah datang meminta makan kepadamu, namun kamu tidak memberinya makan. Ketahuilah, sekiranya kamu mau memberinya makan, maka kamu akan mendapati-Ku di sisinya.” (HR. Muslim).

Merinding ya Sahabat melihat betapa banyak keutamaan memberi makan. Yuk tunggu apalagi, bergabung dalam upaya mengenyangkan perut para kaum muslimin, terutama di masa sulit pandemi ini. Moga Allah meridhoi.

Ini Dia Keutamaan Sedekah di Hari Jumat

Ini Dia Keutamaan Sedekah di Hari Jumat

Sahabat dongeng ceria, sedekah itu baiknya memang dilakukan setiap hari, bahkan dengan hal-hal kecil seperti sebutir kurma sekalipun kita bisa bersedekah lho.

Namun kabar baik bagi para pemburu pahala berlipat ganda atau bagi yang ingin mendapat pengabulan doa, hari Jumat memiliki keistimewaan lebih dibanding hari lainnya, jadi bersedekah di hari Jumat pun keajaibannya lebih berlipat, insya Allah.

“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pahalanya) kepada mereka dan bagi mereka pahala yang banyak“. (QS. Al-Hadid: 18)

Ini dia beberapa keutamaan sedekah di hari Jumat:

1. Dicontohkan dan dianjurkan oleh para orang shalih

Dalam kitabnya Zadul Ma’ad Ibnul Qoyim menganjurkan setiap muslim untuk memberikan sedekah sebelum sholat jumat dan memberikannya tanpa diketahui orang lain.

“Saya pernah melihat Ibnu Taimiyah apabila beliau berangkat Jumatan, beliau membawa apa yang ada di rumah, baik roti atau yang lainnya, dan beliau sedekahkan kepada orang di jalan dengan diam-diam,” katanya.

Jika orang shalih yang amal ibadahnya sudah baik, banyak, dan rutin saja masih memburu keutamaan sedekah di hari Jumat, masa’ sih kita yang amalnya masih kurang-kurang, jumlahnya sedikit, dan bolong-bolong pula, mengabaikan keutamaan sedekah di hari Jumat.

2. Ada waktu mustajab, di mana doa pasti terkabul

Di hari Jumat ada momen sesaat, di mana semua doa akan dikabulkan oleh Allah. Ketika kita bersedekah dan mendapat doa dari anak-anak yatim dan dhuafa di hari Jumat, maasya Allah… Semoga makbul dan segera dikabulkan oleh Allah.

“Pada hari Jumat terdapat dua belas jam (pada siang hari), di antara waktu itu ada waktu yang tidak ada seorang hamba muslim pun memohon sesuatu kepada Allah melainkan Dia akan mengabulkan permintaannya. Oleh karena itu, carilah ia di akhir waktu setelah ‘Ashar.’[HR. Abu Dawud].

3. Hari terbaik bagi umat Islam

“Hari terbaik di mana matahari terbit di dalamnya ialah hari Jumat.” (HR Muslim)

Jika kita beramal shalih di hari terbaik ini, seperti bersedekah, semoga Allah meridhoinya dan melipatgandakan pahala kebaikan sedekah tersebut.

Demikianlah beberapa keutamaan sedekah di hari Jumat, semoga dapat memotivasi kita semua untuk bersedekah di hari istimewa.

Yuk sahabat, menjadi Orang Tua Asuh Santri Penghafal Qur’an Yatim Seribu Pulau