Dongeng Ceria Sulteng Borong 1 Gerobak Nasi Kuning di Pasar Impres Palu? Ini Kisah di Baliknya

Dongeng Ceria Sulteng Borong 1 Gerobak Nasi Kuning di Pasar Impres Palu? Ini Kisah di Baliknya

Pak Sugiyono, dari rumah mendorong gerobak nasi kuningnya menuju pasar impres, ia hanya membawa 50 bungkus saja, karena sejak pandemi penjualan nasi kuningnya menurun drastis.

Dulu, Pak Sugiyono bisa menjual 70-100 bungkus nasi kuning tiap harinya, namun kini… dalam sehari bisa jadi tidak sampai 50 bungkus yang terjual.

Untuk 1 bungkus nasi kuning, Pak Sugiyono hanya mendapat untung Rp 1000,-, karena beliau bekerjasama dengan iparnya dalam membuat nasi kuning ini.

Alhamdulillah, Jumat 2 April 2021, relawan Dongeng Ceria Sulteng memborong dagangan 1 gerobak nasi kuning milik Pak Sugiyono untuk dibagi-bagikan ke masyarakat sekitar pasar, seperti: Tukang becak, buruh, pedagang kecil di pasar, tukang parkir, dan lain-lain.

dongeng ceria palu

“Tim Dongeng Ceria SulTeng memilih membagi-bagikan nasi bungkus di area pasar agar penerima manfaatnya tepat sasaran, dan penjual yang kami borong dagangannya pun benar-benar membutuhkan (dagangannya diborong),” ungkap Kak Fia, salah seorang relawan Dongeng Ceria Sulteng.

Kegiatan pembagian nasi bungkus setiap hari Jumat ini bernama SEJAWAT (SEdekah JumAt buWat umAT), dan sudah berjalan 2 pekan alhamdulillah. Para penerina manfaat mengaku amat terbantu dengan adanya kegiatan pembagian nasi bungkus ini.

Bagi Sahabat yang ingin mendukung tim Dongeng Ceria Sulteng agar bisa terus berkontribusi kebaikan bagi masyarakat di Palu, bisa membantu dengan menyalurkan sedekah donasi melalui rekening a.n #DongengCeriaIndonesia

– BCA 6755800809
– Bank Syariah Indonesia 7134204545
– Bank Mandiri 1670003750006

Konfirmasi transfer: WA 0812-4499-8773

====

Donasi Bagi Nasi Gratis, KLIK DISINI

Menjadikan Harta Abadi Dengan Wakaf Roemah Makan Gratis

Menjadikan Harta Abadi Dengan Wakaf Roemah Makan Gratis

“Apa yang kamu pakai akan rusak, dan apa yang kamu berikan akan abadi.” (HR. Muslim)

Sahabat, kebanyakan kaum muslim mengetahui wakaf hanya sebatas wakaf masjid, tanah, sumur, pemakaman, dan sekolahan. Padahal, wakaf merupakan sumber utama pendanaan peradaban Islam selama berabad-abad. Bahkan dalam sejarahnya, wakaf bisa menutup pasar ribawi Yahudi dalam waktu 4 tahun saja. Maasya Allah.

Tahukah Sahabat bahwa universitas Harvard yang merupakan salah satu universitas terbaik di dunia juga dibangun dengan menggunakan konsep pendanaan wakaf yang dipelajari dari peradaban Islam?

Sehingga, penting sekali bagi kita kaum muslim memahami konsep wakaf ini, dan terus melestarikannya dalam membangun peradaban generasi berikutnya.

Nah, Romantis (Roemah Makan Gratis) Dongeng Ceria didirikan di atas tanah wakaf, pembangunannya pun dengan donasi wakaf dari Sahabat semua, Dongeng Ceria hanya menjadi pengemban amanah yang bertugas menjadikan Romantis ini terus bermanfaat besar untuk umat. Sebanyak-banyaknya ‘transaksi’ kebaikan terjadi di sini.

Mungkin di Romantis ini nantinya akan ada cerita di mana para pekerja kasar yang awalnya tidak pernah shalat, mulai belajar shalat.

Mungkin dari dapur Romantis ini ke depannya akan ada ribuan porsi nasi yang dimasak dan dibagikan untuk mustahik.

Mungkin dari mushola Romantis ini, akan lahir pecinta al qur’an, dari kalangan anak-anak, ibu-ibu hingga bapak-bapak yang belajar mengaji dari para santri.

Mungkin di Romantis ini, ada banyak musafir yang bisa beristirahat dan melepas kelelahan setelah perjalanan jauh.

Kemungkinan tak terbatas ada di sini. Yuk kita ambil bagian pahala jariyahnya, mumpung bangunannya belum 100% rampung, artinya… kita masih punya kesempatan bergabung untuk wakaf pembangunan Romantis.

Salurkan donasi melalui rekening #DongengCeriaIndonesia

  • Bank Syariah Indonesia 713.420.4545
  • Bank Mandiri 1670003750006

Konfirmasi transfer: wa 0812-2345-4030

Inilah 3 Alasan Penting Membangun Romantis

Inilah 3 Alasan Penting Membangun Romantis

Romantis yang dimaksud tentunya bukanlah sekadar sifat penuh cinta dan kasih sayang, romantis yang satu ini lebih nyata dan realistis, yakni Rumah Makan Gratis (ROMANTIS) Dongeng Ceria untuk para mustahik.

Sebagaimana yang kita ketahui, pandemi Corona telah memporakporandakan ekonomi berbagai lapisan dan kalangan. Banyak pekerja yang dirumahkan, tidak sedikit pula pengusaha yang gulung tikar karena sepinya transaksi pembelian. Bahkan ada banyak keluarga yang menganggap bisa makan 3x sehari sebagai kemewahan.

Dongeng Ceria sebagai lembaga kemanusiaan tidak diam berpangku tangan, ikhtiar dijalankan untuk meringankan beban saudara sebangsa setanah air. Sejak awal tahun 2021, Dongeng Ceria memulai pembangunan Roemah Makan Gratis (Romantis), yang berlokasi di tanah wakaf, Jl Rawasemut, Cikunir, Jatiasih.

Apa sih yang menjadi urgensi dari pembangunan Romantis ini?

  1. Memberikan makanan merupakan salah satu amalan terbaik dalam Islam

Bukan ke tanah suci berkali-kali, melainkan memberi makanan, yang merupakan jawaban Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wassalam ketika ditanya apakah amalan terbaik dalam Islam.

“Manakah (amalan) Islam yang terbaik? Nabi menyatakan: memberikan makanan, mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenal dan yang tidak engkau kenal.” (H.R al-Bukhari dan Muslim)

Maasya Allah… ini merupakan urgensi yang utama, yakni menerapkan ajaran Islam terbaik mengikuti petunjuk Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wassalam.

Jika Sahabat memiliki dana berlebih sehingga dapat berziarah ke tanah suci lebih dari sekali, jangan lupa sisihkan juga sebagian rezeki untuk memberi makanan pada saudara-saudari kita yang saat ini banyak dalam kondisi kesulitan pangan.

Saat ini adalah waktu yang tepat untuk sedekah makanan, karena terjadi pandemi di mana semakin banyak orang kelaparan

“… memberikan makanan di masa banyak terjadi kelaparan.” (Q.S al-Balad ayat 14)

Tahukah Sahabat bahwa memberi makan di masa terjadinya musim kelaparan justru merupakan waktu terbaik?

“Memberi makanan adalah kemuliaan, dan jika disertai dengan kelaparan yang amat sangat maka lebih mulia lagi.” (Tafsir Al-Qurthubi 20/69)

  1. Romantis bukan hanya tempat makan gratis, tapi juga menyediakan mushola, tempat istirahat dan bahkan menyiapkan santri-santri untuk mendampingi para mustahik yang selama ini kesulitan beribadah.

Lokasi Romantis Dongeng Ceria berdekatan dengan pool bis, di mana banyak sopir, kenek, kuli bangunan, penjaga kios, juga driver ojek online yang melintas. Dengan adanya bangunan Romantis yang lengkap menyediakan fasilitas mushola, toilet umum, dan saung-saung untuk beristirahat, diharapkan para mustahik dapat diingatkan juga untuk melaksanakan kewajiban shalat di sela aktivitas mereka mencari nafkah untuk keluarga.

  1. Terminal para orang baik yang ingin bersedekah, berzakat dan membayar fidyah

Banyak orang baik yang ingin menyedekahkan makanan namun tidak tahu harus menyalurkan ke mana, demikian juga banyak yang ingin berzakat dan membayar fidyah namun kesulitan melaksanakannya, maka Roemah Makan Gratis dapat menjadi ‘terminal’ kebaikan yang berkesinambungan, dan menjadi tempat pertemuan yang amat romantis untuk para muzaki maupun mustahik.

Tentunya tidak sekadar membagikan makanan secara ‘membabi buta’, setiap mustahik yang mengambil manfaat di Romantis akan didata, sehingga laporan pertanggungjawaban pada para muzaki dan donatur dapat dilakukan secara berkala.

Dari kebutuhan dana Rp 200.000.000,- (dua ratus juta Rupiah), alhamdulillah telah terhimpun dana Rp 106.803.400, maka kekurangan dana yang tersisa sekitar Rp 93jutaan lagi untuk dapat menyelesaikan pembangunan Romantis sesuai perencanaan.

Diharapkan, bangunan Romantis telah berhasil dirampungkan sebelum datangnya bulan Ramadhan, sehingga pahala jariyah bagi para muwakif pun bisa optimal menjadi berkah bagi umat di bulan suci tahun ini.

====

Yuk sahabat, bergandengan tangan kita mewujudkan Rumah Makan Gratis untuk membantu saudara kita yang kesulitan di saat-saat seperti ini. Berikan BANTUAN TERBAIK sahabat ke : DONASI RUMAH MAKAN GRATIS