8 Keistimewaan Malam Lailatul Qadar

Rate this post

Keistimewaan Malam Lailatul Qadar

Sahabat, pernah mendengar apa itu malam Lailatul Qadr? Ya, malam yang kadarnya setara dengan 83 tahun (1000 bulan).

Apapun amalan yang kita lakukan di malam Lailatul Qadr, ganjaran kebaikannya seolah-olah kita telah melakukan amalan tersebut setiap hari selama 1000 bulan. Wow!

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (al-Quran) pada malam Lailatul Qadr. Dan tahukah kamu apakah malam Lailatul Qadr itu? Malam Lailatul Qadr itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Rabbnya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar” (QS. Al-Qadr: 1-5).

Nah, apa saja sih keistimewaan malam Lailatul Qadr? Kenapa banyak orang yang mengincar malam Lailatul Qadr ini?

Berikut 8 keistimewaan Lailatul Qadr yang perlu diketahui:

1. Malam diturunkannya Al Quran

“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Quran…” (QS. Al-Baqarah: 185)

Malam Lailatul Qadr begitu istimewa karena pada malam inilah Al Qur’an diturunkan pertama kali.

Seperti yang kita ketahui, Al Qur’an diturunkan selama sekitar 23 tahun secara berangsur-angsur melalui perantara Malaikat Jibril.

Nah, 5 ayat pertama Al Qur’an yang turun di bulan Ramadhan adalah Surah Al ‘Alaq 1-5, dan ayat-ayat ini turun pada saat malam Lailatul Qadr.

2. Malam yang nilainya lebih baik daripada 1000 Bulan (83 tahun)

“Tahukah kamu apa itu lailatul qadar? Lailatul qadar lebih baik daripada seribu bulan.” (Q.s. Al-Qadar:2–3)

Malam lailatul qadr ini merupakan kabar gembira bagi umat Nabi Muhammad SAW. yang kebanyakan berusia pendek (di bawah seratus tahun). Bandingkan dengan usia para Nabi sebelum Nabi Muhammad, ada yang mencapai usia ratusan tahun.

Oleh sebab itu malam Lailatul Qadr adalah bonus luar biasa dari Allah, di mana ibadah atau amalan kebaikan apapun yang kita lakukan saat lailatul qadr, maka ganjaran pahalanya setara dengan beribadah 83 tahun lamanya.

Jika setiap Ramadhan kita memperoleh kemuliaan Lailatul Qadr, bukankah sangat luar biasa?

3. Malam penuh keberkahan

“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, (yaitu) urusan yang besar dari sisi Kami.  Sesungguhnya Kami adalah Yang mengutus rasul-rasul.” (QS. Al-Dukhan: 3-5)

Malam lailatul qadr penuh dengan keberkahan. Keberkahan berarti kenikmatan yang banyak dan bertambah. Jika belum memahami konsep keberkahan, kurang lebih seperti ini ilustrasinya …

Ada seseorang yang memiliki uang Rp 10.000 namun ia mensyukuri uang yang sedikit tersebut. Ternyata kesyukurannya membawa keberkahan, dengan hanya memiliki uang sepuluh ribu itu, ia bisa mendapat makanan untuk sekeluarga, bisa untuk membayar utangnya, bisa untuk membayar kebutuhan sekolah anaknya, seperti itulah yang dimaksud dengan keberkahan.

Dan itu yang terjadi pada saat Lailatul Qadr, hanya dalam satu malam, segalanya bisa terpenuhi, tercukupi, begitu banyak kebaikan tercurah pada malam kemuliaan tersebut.

4. Dicatatkan takdir setahun ke depan

“Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah” (QS. Ad Dukhan: 4).

Ibnu Katsir rahimahullah berkata mengenai malam Lailatul Qadr, “Pada malam lailatul qadar ditetapkan di Lauhul Mahfuzh mengenai takdir dalam setahun yaitu terdapat ketetapan ajal dan rezeki, begitu pula berbagai kejadian yang akan terjadi dalam setahun. Demikianlah yang diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar, Abu Malik, Mujahid, Adh Dhohak, dan ulama salaf lainnya.” Sebagaimana disebutkan dalam Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim dalam penjelasan ayat di atas.

Merinding, meskipun takdir kita telah ditetapkan saat di alam rahim, ketika manusia masih berupa gumpalan darah janin, rupanya takdir tersebut bisa ‘dikoreksi’ di malam lailatul qadr, oleh karena itu buru malam istimewa ini untuk membaguskan takdir satu tahun ke depan, insya Allah.

Syaikh As Sa’di dalam Taisir Al Karimir Rahman berkata, “Ada salah satu pencatatan kitab yang terdapat pada malam lailatul qadar. Kitab tersebut dicatat namun masih bersesuaian dengan takdir yang dulu sudah ada, di mana Allah sudah menetapkan berbagai takdir makhluk, mulai dari ajal, rezeki, perbuatan serta keadaan mereka. Dalam penulisan tersebut, Allah menyerahkan kepada para malaikat.

Takdir tersebut dicatat pada hamba ketika ia masih berada dalam perut ibunya. Kemudian setelah ia lahir ke dunia, Allah mewakilkan kepada malaikat pencatat untuk mencatat setiap amalan hamba. Di malam lailatul qadar tersebut, Allah menetapkan takdir dalam setahun. Semua takdir ini adalah tanda sempurnanya ilmu, hikmah dan ketelitian Allah terhadap makhluk-Nya.”

5. Malam penuh kesejahteraan

“Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al-Qadar: 5)

“Adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersungguh-sungguh (beribadah apabila telah masuk) malam kesepuluh (terakhir) yang tidak pernah beliau lakukan pada malam-malam lainnya.” (HR. Muslim)

Malam Lailatul qadr begitu luar biasanya dan penuh dengan keselamatan dan kesejahteraan hingga terbit fajar, bahkan Rasulullah SAW. tak ingin mengendorkan ibadah di 10 malam terakhir Ramadhan, melainkan justru memperkuat segala amalan.

Padahal Rasulullah SAW. sudah dijamin masuk surga, beliau masih amat bersungguh-sungguh mengejar keutamaan malam Lailatul Qadr, seharusnya kita lebih serius daripada beliau.

6. Malam penuh ampunan

“Barangsiapa menegakkan shalat pada malam Lailatul Qadr atas dorongan iman dan mengharap balasan (dari Allah), diampunilah dosa-dosanya yang telah lalu.” (H.R Al Bukhari, An Nasa’i, dan Ahmad)

Kabar gembira bagi para ‘pendosa’, jangan putus asa dari rahmat Allah, perkuatlah ibadah di 10 malam terakhir Ramadhan, berharap Allah kehendaki kita berjumpa dengan malam Lailatul Qadr sehingga segala dosa terampuni.

7. Para malaikat turun ke bumi

“Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.” (QS. Al- Qadar ayat 4)

Jibril dan pasukan malaikat lainnya turun ke bumi di malam ini, sehingga kondisi bumi di malam penuh berkah ini sangat tenang dan damai.

8. Lipatganda pahala

“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Bukhar-Muslim)

Bersiaplah mendapat lipatganda ganjaran kebaikan beribu kali lipat ketika melakukan amalan di malam Lailatul Qadr.

Sahabat, mari bersungguh-sungguh mempersiapkan diri agar dapat berjumpa dengan Lailatul Qadr yang istimewa. Semoga Allah perkenankan kita mendapat segala keutamaan Lailatul Qadr.

===================================================

Yuk turut sediakan makanan berbuka untuk yatim & dhuafa

Salurkan SEDEKAH TERBAIK sahabat untuk buka puasa 99 santri penghafal quran Yatim Seribu Pulau

sedekah Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *