Perbedaan Zakat Fitrah dan Zakat Mal

Rate this post

perbedaan zakat fitrah dan mal

Zakat merupakan kewajiban bagi muslim yang mampu, tapi tahukah Sahabat bahwa zakat ada beberapa macam jenisnya. Zakat yang disebutkan dalam rukun Islam itu sebenarnya bukan cuma zakat fitrah saja sebagaimana yang biasa umat muslim laksanakan setahun sekali di penghujung bulan Ramadhan atau menjelang shalat Idul Fitri. Tetapi ada juga zakat lain, yakni zakat mal.

Zakat mal? Memang bedanya apa ya sama zakat fitrah? Trus kenapa sih nggak disatuin saja biar nggak repot?

Eits sabar, sabar… Kita belajar bareng-bareng yuk biar sama-sama paham apa perbedaan antara zakat fitrah dengan zakat mal. Tapi sebelum itu, kita coba bahas secara singkat dulu tentang zakat fitrah dan zakat mal ya…

Zakat Fitrah

Karena merupakan kewajiban yang sudah dilakukan semenjak kita masih kecil, bahkan masih bayi baru lahir pun diwajibkan untuk berzakat fitrah, mungkin Sahabat sudah nggak bingung lagi sama zakat fitrah. Betul? Tapi nggak ada salahnya kita terus mengulas kembali apa yang sudah kita ketahui ya.

Zakat fitrah adalah bentuk ibadah wajib, dan harus dibayarkan oleh setiap Muslim. Orang dewasa harus membayar zakat untuk anak-anak, dan orang lain yang berada dalam tanggungan mereka. Zakat fitrah biasanya dibayarkan diakhir bulan ramadan sampai sebelum idul fitri.

Jumlah yang harus dibayarkan oleh semua Muslim adalah sama, tidak memandang pekerjaan atau harta yang dimiliki oleh seorang muslim tersebut. Berapa kewajiban membayar zakat fitrah? 2,5 kg bahan makanan pokok seperti beras, gandum atau bahan makanan pokok lain yang disesuaikan dengan yang biasa dikonsumsi di lingkungannya msing-masing. Di daerah tertentu mungkin berupa beras jagung, sagu, atau lainnya. Atau dalam kondisi tertentu bisa juga berupa uang tunai yang setara dengan harga 2,5 kg bahan makanan pokok tersebut.

Hasil zakat fitrah baik bahan makanan pokok maupun uang tersebut nantinya akan diberikan kepada mereka yang membutuhkan sebelum memulai Sholat Idul Fitri.

Zakat Mal atau Zakat Harta

Zakat Mal tu apa ya?

Zakat Mal yang juga termasuk dalam rukun Islam yang ketiga merupakan zakat yang wajib dikeluarkan sebesar 2,5% dari kekayaan seseorang.

Tapi… nggak semua harta itu bisa atau wajib dizakatkan. Hanya yang sudah mencapai nisab atau batas minimum yang setara dengan 85gram emas dan haul yang artinya sudah mencapai waktu 12 bulan.

Jika harta yang dimiliki belum mencapai nisab dan haul, maka tidak perlu ditunaikan. Jadi kita harus benar-benar menghitung jumlah harta yang dimiliki agar dapat memastikan apakah harta kita sudah wajib dizakatkan atau tidak.

Dari penjelasan di atas kita dapat melihat beberapa perbedaan antara zakat fitrah dengan Zakat Mal ya, Sahabat.

#1. Zakat Fitrah diwajibkan tanpa melihat haul atau nisab. Sepanjang seorang muslim tersebut mampu maka diwajibkan baginya dan semua tanggungannya. Sementara Zakat Mal hanya bisa dilakukan jika harta seseorang sudah mencapai haul dan nisab.

#2. Zakat Fitrah dibayarkan di akhir ramadan sampai sebelum idul fitri, dan Zakat Mal dibayarkan kapanpun selama sudah mencapai haul atau 12 bulan.

#3. Jumlah yang dibayarkan zakat fitrah sudah pasti, yakni 2,5 kg, sedangkan Zakat Mal disesuaikan dengan jumlah harta bersih yang dimiliki.

#4. Tujuan dari zakat fitrah adalah mengeluarkan sebagian harta untuk dibagikan kepada yang berhak menerimanya dan juga untuk membersihkan amalan yang sia-sia selama ramadan. Sementara Zakat Mal bertujuan untuk membersihkan diri atau menyucikan harta yang dimilikinya.

Kurang lebih itulah perbedaan antara Zakat Fitrah dan Zakat Mal.

Wallahua’lam bishowab. Semoga bermanfaat. (SH/RI)

========================================

Yuk Turut Menjadi Orang Tua Asuh Yatim Seribu Pulau, dengan klik tombol di bawah ini :

sedekah Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *